Monday, July 18, 2016

Arisan keluarga ke 10 membahas pengumpulan dana Sapi

Advertisement
Satu hari menjelang puasa ramadhan kami mengadakan arisan keluarga IKTJ yang ke 10, Berlokasi di Bonjeruk - Lombok Tengah. Di kediaman salah satu anggota keluarga kami yang sekaligus menjadi tokoh adat IKTJ, Namun ada yang berbeda di hari itu karena hanya 50% saja yang terlihat hadir untuk menghadiri kegiatan rutin yang selalu kami adakan setiap bulan tersebut. Namun dapat dimaklumi karena semua sedang mempersiapkan datangnya bulan suci ramadhan, Sehingga sangat wajar tingkat kehadiran dalam arisan kali ini akan sedikit sepi dibandingkan dengan kegiatan berkumpul sebelum sebelumnya.


Namun iuran wajib dan iuran arisan alhamdullilah tetap berjalan sebagaimana mestinya, Walaupun masih saja ada yang ditalangi terlebih dahulu menggunakan dana dari kas paguyuban. Hidangan telah disiapkan oleh Miq Yatne dan keluarga, Sebelum acara inti yaitu undian arisan, Kami berkumpul dan bercengkrama sambil menyantap hidangan yang disajikan. Para ibu ibu sibuk mengurus putra putri mereka, Para bapak terlihat sedang saling berbagi cerita antara satu dengan yang lainnya. Sehingga tanpa sadar timbulah ide untuk mengumpulkan dana untuk pembelian seekor sapi untuk dibagikan sebelum lebaran tiba

Terjadi sebuah kesepakatan bahwa masing masing kepala keluarga mengeluarkan dana sebesar 220.000 rupiah, Yang mana jika dikalikan 46 saja maka akan berjumlah Rp. 10.120.000 ( Sepuluh juta seratus dua puluh ribu rupiah ). Artinya sudah barang tentu dengan uang sejumlah itu kita akan mendapatkan seekor sapi, Anggap saja seekor sapi dengan harga tersebut kita akan mendapatkan sapi seberat 150 Kilogram. Dan jika masing masing kepala keluarga kita bagikan masing masing 2 kilogram artinya ( 46 KK x 2 Kg = 92 Kg daging sapi ). Kemudian ada sisa sekitar 58 Kg yang sudah jelas dapat dikatakan sebagai sebuah keuntungan, Namun terlihat tidak semuanya tertarik dengan ide tersebut. Padahal itu sangat menguntungkan paguyuban dan individu yang mengikuti ajakan tersebut


Entah mengapa kita lebih memilih membeli kepada orang lain" Mungkin masih ada rasa saling tidak percaya atau semacamnya, Namun kita tidaklah boleh berprasangka terlalu jauh. Anggap saja mungkin ada kebutuhan lain yang lebih perlu, Yang terpenting saat ini adalah seluruh keluarga dapat berkumpul menjadi sebuah keluarga besar dengan ikatan batin yang baik antara satu dengan yang lainnya. Itu saja sudah sangat luar biasa, Kekompakan insyaallah akan terjadi suatu hari nanti. Sehingga kita dapat mengambil pelajaan dari sekelompok semut yang saling bantu membantu antara satu dengan yang lainnya sehingga mampu membuat sebuah kerajaan besar di bawah tanah.


Setelah berdoa bersama kamipun siap2 untuk mencari siapa penerima arisan berikutnya, Akhirnya alhamdullilah yang beruntung adalah salah satu keluarga kami yang masih berada di sekitar kawasan bonjeruk ( H. L. Jidin ) yang kebetulan sangat membutuhkan dana untuk biaya persalinan istri tercinta, Sehingga manfaat paguyuban ini menjadi terasa sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan. Semoga saja hubungan keluarga ini selalu harmonis, dan sampai berjumpa di acara arisan berikutnya

Arisan ke 9 IKTJ membahas tentang undangan anggota baru

Advertisement
Saat acara arisan ke sembilan yang berlangsung tgl. 1 Mei 2016 yang lalu, Terlihat semua anggota hadir dengan wajah suka cita dan ceria. Semua berbahagia setelah satu bulan tidak berjumpa dengan sanak keluarga, Berlokasi di salah satu anggota keluarga kami yang berlokasi di desa Dasan Geres - Gerung - Lombok Barat. Yaitu di kediaman saudara L. Norma yang kebetulan merupakan penerima dana uang arisan ke sembilan. Semoga uang tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga tercinta, Walaupun jumlahnya yang tidak terlalu banyak, Namun kebersamaan adalah hal utama yang terus ingin kami junjung tinggi.


Selepas acara baca doa bersama yang dipimpin oleh Kordinator Lapangan untuk kawasan Lombok Barat ( Lalu Muhlisi ) selanjutnya acara diteruskan dengan pembacaan surat yassin dan barulah pak ketua memberikan kata kata sambutan seperti biasanya. Bahasan saat itu tetap saja berisikan tentang pentingnya kebersamaan dan saling bantu membantu sesama anggota dan masyarakat setempat, Guna terciptanya kehidupan yang lebih baik kedepannya. Sempat di bahas juga tentang undangan untuk anggota keluarga baru yang ingin bergabung agar IKTJ menjadi sebuah paguyuban keluarga besar yang ada di Lombok, Namun dukungan tidak sepenuhnya didapatkan dari seluruh anggota.


Ada yang sangat setuju dan ada pula yang ragu ragu, Saat awal pembentukan paguyuban IKTJ telah terjadi kesepakatan bahwa uang iuran wajib yang disetorkan setiap bulannya akan mulai dikelola saat ulang tahun IKTJ yang pertama yang akan berlangsung September 2016 mendatang. Sehingga pembuatan surat undangan di batalkan dahulu sampai semua anggota setuju dengan surat undangan yang bertujuan untuk mengumpulkan seluruh anggota keluarga kami yang tersebar di banyak tempat di Pulau Lombok, Bisa kami bayangkan berapa banyak anggota keluarga yang masih belum masuk kedalam Paguyuban IKTJ ini. Seandainya semua bisa berkumpul menjadi sebuah ikatan keluarga besar, Tentu keluarga IKTJ akan menjadi sebuah paguyuban terbesar yang pernah lahir di Lombok.

Hidangan yang disajikan pun sangat istimewa, kami sangat bersyukur mungkin keluarga yang di datangi sangat senang menjaga hubungan silaturahmi sehingga menyuguhkan hidangan yang sungguh istimewa bagi kami semua. Sembari bercengkrama bersama keluarga waktupun terasa berjalan sangat cepat. Sungguh tak terasa matahari tepat berada di atas kepala, Sehingga do'a bersama dimulai. Yang selanjutnya baling bersalam salaman untuk pulang menuju ke rumah masing masing, Sungguh sebuah hubungan yang sangat menyejukkan hati. Semoga semua keluarga selamat dalam perjalanan pulang, Dan diberikan umur yang panjang karena telah menjaga hubungan silaturahmi keluarga ini dengan sangat baik.

Postingan ini terlambat kami publikasikan dikarenakan tidak ada media yang kami gunakan, Dikarenakan sedang dalam masa perbaikan saat dimana seharusnya postingan ini sudah di publish ke publik

Karena sebenarnya jika dilihat secara garis keturunan maka anggota keluarga dari IKTJ sangatlah banyak, Baik keturunan dari Nenek moyang kami hingga keluarga dari istri - istri dan suami dari anggota IKTJ itu sendiri. Namun sepertinya anggota keluarga belum siap menerima perubahan ini, Sehingga masih banyak yang belum setuju atas undangan guna memperbesar paguyuban IKTJ itu sendiri sehingga mampu mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera, serta Bermartabat dan berguna bagi masyarakat serta bangsa dan negara.

Monday, April 18, 2016

Hadir saat acara pemakaman keluarga bahasan dalam arisan ke 8

Advertisement
Dalam arisan IKTJ yang ke delapan pada awal bulan april kemarin fokus kepada kesadaran keluarga dalam menghadiri acara pemakaman anggota keluarga saat meninggal dunia, Ini dipandang penting karena mampu mengurangi beban dari keluarga yang ditinggalkan. Beban yang dimaksudkan disini bukan hanya beban moril namun juga secara materil, Kami yakin dengan kehadiran seluruh keluarga saat acara pemakaman sedang berlangsung akan mampu mengurangi kesedihan dari para keluarga yang ditinggalkan. Apalagi jika kehadiran keluarga mampu mengurangi beban material yang pasti sangat dibutuhkan oleh keluarga terdekat yang ditinggalkan.

Berangkat dari hal tersebut maka telah terjadi kesepakatan khususnya bagi seluruh pengurus dan anggota IKTJ, bahwa jika nanti ada keluarga terdekat dari anggota paguyuban maka akan bersedia untuk mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan dengan sama sama memberikan bantuan berupa uang minimal 10 ribu rupiah. Akan sangat baik jika ada yang memberikan jumlah lebih dari angka nominal yang telah disepakati bersama, walapun jumlahnya tidak banyak namun kami yakin itu akan sangat membantu bagi keluarga yang sedang berduka.

Selain pembahasan tentang iuran kematian, kami juga membuat bisnis baru bagi keuntungan paguyuban kami. Yaitu rencananya uang kas hasil setoran saat acara arisan ke 8 kemarin akan dimanfaatkan untuk membuat kalender tahunan yang mana menggunakan foto kebersamaan kami sebagai backgroundnya dan logo paguyuban IKTJ tentunya, dan setelah pembuatan kalender tersebut rencananya akan dijual kembali kepada seluruh anggota dengan mempertimbangkan keuntungan. Misalnya jika biaya pebuatan untuk satu lembar kalender tersebut sejumlah 5000 rupiah maka akan dijual kembali dengan harga 10.000 rupiah. Yang mana keuntungannya akan dimanfaatkan sebagai tambahan uang kas paguyuban keluarga besar IKTJ.
Semoga saja segala sesuatunya dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana, jika terus diperjuangkan maka kami sangat yakin bahwa paguyuban kami akan semakin kokoh dan sejahtera sehingga mampu mensejahterakan seluruh anggota. 

Yang mana akan mampu mengurangi beban keluarga dalam hal ekonomi, karena tujuan kami adalah mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi keluarga kami. Sehingga mampu membawa seluruh anggota menuju kesuksesan bersama, jika semua dapat berjalan dengan baik maka semua akan memperoleh kebahagiaan dan kesejahteraan.

Penyerahan uang arisan ke-8 IKTJ oleh Dewan Penasehat
Paguyban yang berbadan hukum menjadi cita cita bersama, inilah yang sedang kami usahakan agar menjadi sebuah paguyuban keluarga yang memiliki payung hukum. Sehingga kami dapat segera membentuk koperasi usaha bersama yang mana akan dikelola oleh anggota keluarga kami tercinta, ada banyak cita cita yang ingin kami mampu gapai bersama. Kalau nanti kami mampu membentuk sebuah koperasi keluarga tentu akan ada banyak usaha yang mampu untuk dijalanakan, misalnya menyediakan jasa penyewaan barang, usaha rumah makan, perkebunan, pertanian atau yang lainnya. Artinya secara tidak langsung kami akan dapat memberikan lapangan pekeejaan baru bagi keluarga paguyuban, dan diharapkan mampu mengurangi beban pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran.

Acara foto bersama
Kemudian acara diakhiri dengan berfoto bersama untuk rencana pembuatan kalender perkumpulan yang sesuai rencana akan dibagikan kepada seluruh anggota paguyuban, Kehadiran IKTJ diharapkan mampu memberikan konstribusi di tengah tengah keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara tercinta. Semoga saja cita2 ini mampu terwujud dalam waktu dekat.... aminn....

Tuesday, March 29, 2016

Arisan IKTJ ke 7 hampi seluruh anggota hadir

Advertisement
Arisan IKTJ ke 7 hampir seluruh anggota hadir dalam kegiatan yang rutin kami adakan sebulan sekali, seluruh anggota akan mendapatkan giliran untuk dikunjungi oleh seluruh keluarga besar kami. Namun tentu harus bersabar menunggu giliran untuk mendapatkan keberuntungan saat nama yang beruntung jatuh dari mulut botol undian arisan, jika beruntung maka kediaman merekalah yang akan mendapatkan kunjungan berikutnya.

Arisan yang diadakan awal bulan maret kemarin berlangsung sangat meriah karena dihadiri oleh 90% anggota paguyuban keluarga besar kami yang berasal dari berbagai kawasan atau daerah berbeda di Lombok Nusa Tenggara Barat, kini anggota kami sudah berjumlah hampir 50 kepala keluarga. Dan pada pertemuan tersebut pula kami mendapatkan berita gembira atas masuknya anggota baru dalam paguyuban ini, yaitu salah satu keluarga kami yang berada di kawasan ampenan Mataram.

Serah terima uang arisan IKTJ ke 7

Berita gembira lainnya yaitu salah satu keluarga kami yang berada di kawasan peresak kec. Bonjeruk - Lombok tengah rencananya juga akan ikut bergabung bulan depan, yang mana tentu perkumpulan keluarga / paguyuban ini akan menjadi semakin besar dan kokoh yang diharapkan mampu membuat seluruh anggotanya menjadi semakin kompak sehingga mampu menghantarkan seluruh anggota menuju kesejahteraan bersama di masa mendatang. 

Kami akan terus mengajak seluruh keluarga untuk ikut bersama sama menjaga hubungan silaturahmi yang sungguh mulia dan indah ini, kami masih menunggu hingga ultah pertama paguyuban kami. Dimana kami akan bermusyawarah untuk penggunaan atas dana iuran wajib yang selama ini kami kumpulkan, apakah akan digunakan untuk pengadaan barang primer untuk kebutuhan paguyuban ataukah untuk pembentukan koperasi usaha bersama nantinya. Semua akan terjawab saat acara perayaan ulang tahun paguyuban kami yang pertama nanti.

Namun kini kami hanya fokus dalam arisan keluarga dan menjaga hubungan silaturahmi antar keluarga besar kami, Rencananya pada arisan berikutnya yang akan berlangsung di kawasan Peresak - Bonjeruk. Lombok tengah. Yang mana ada rencana untuk pembahasan tentang pembuatan baju paguyuban dan pembuatan kalender tahunan dengan menggunakan logo paguyuban dan akan menggunakan uang kas sebagai modal pembuatan, Dan rencananya uang kas akan digunakan untuk pembuatan baju serta kalender tersebut. Setelah jadi akan dijual kembali kepada seluruh keluarga dengan memperhitungkan keuntungan, Dan keuntungan tersebut akan dimasukkan kembali kedalam uang kas sebagai tambahan.

Semoga saja rencana tersebut dapat berjalan sesuai harapan bersama, Antara pengurus dan seluruh anggota keluarga yang tergabung dalam paguyuban IKTJ. Apresiasi yang setinggi tingginya diberikan kepada seluruh anggota keluarga yang selalu menyempatkan diri untuk hadir untuk dapat bersilaturahmi bersama keluarga besar setiap bulannya, Semoga perjuangan hidup mereka di permudah oleh yang kuasa. Itulah yang dapat kami tuliskan dalam kesempatan kali ini, Semoga dapat mewakili transparansi kami kepada publik tentang kegitatan rutin dalam paguyuban kami.

Thursday, March 3, 2016

Banyak anggota tidak hadir dalam acara arisan ke-6

Advertisement
Banyak anggota yang tidak hadir dalam acara arisan ke-6 yang diadakan di kediaman salah satu keluarga besar kami yaitu di kediaman orang tua dari penerima arisan yaitu Baiq Izmi Dewi rukanti, Ini sungguh memperlihatkan kekurang kompakan dari paguyuban keluarga besar IKTJ. Namun pengurus bertekad untuk terus memberikan motivasi bagi seluruh anggota untuk terus menjaga keharmonisan dan kekompakan bersama demi tercapainya cita cita bersama yaitu untuk membentuk hubungan keluarga yang saling menjaga dan terus menjaga hubungan silaturahmi demi kesejahteraan bersama.

Postingan untuk arisan yang ke-6 ini agak terlambat dipublikasikan dikarenakan admin ada kesibukan lain yang mengharuskan untuk meninggalkan kegiatan blogging, Namun tentu tidak menyurutkan semangat seluruh anggota untuk selalu menjaga kekompakan dan selalu menjaga hubungan silaturahim antar keluarga.

Dalam arisan ke-6 yang diadakan beberapa waktu yang lalu, suasana selalu berlangsung meriah seperti biasanya. Hidangan yang disuguhkan pun membuat selera makan semakin bersemangat, ditambah lagi para anak anak kecil kami yang secara gembira berlari larian di sekitar rumah. Kami ingin terus menjaga hubungan keluarga besar kami hingga cucu kami kelak, agar seluruh keluarga dapat merasa saling menjaga satu dengan yang lainnya.

Setelah pembacaan doa yang dipimpin oleh tetua kami, selanjutnya acara makan bersama pun dilangsungkan. Selepas itu acara inti dimulai, yaitu acara pengundian arisan. Seluruh keluarga mulai terlihat berdoa seraya berharap nama merekalah yang akan beruntung untuk bulan berikutnya, Akhirnya anggota keluarga kami yang bertempat di kawasan Gerung Lombok Barat lah yang beruntung untuk mendapatkan kunjungan berikutnya.

Calon penerima uang arisan pun terlihat gembira, Acara insyaallah akan berlangsung di awal bulan maret 2016 tepatnya di kawasan Dasan Geres - Gerung - Lombok Barat. Kami selalu berharap dan berdoa semoga seluruh keluarga nanti akan hadir seluruhnya, Dan selalu dilindungi olehNYA dalam perjalanan menuju tempat dimana acara berikutnya akan diadakan.

Wednesday, January 6, 2016

Pertemuan arisan IKTJ ke-5 berjalan sesuai rencana

Advertisement
Sesuai apa yang direncanakan satu bulan sebelumnya, Bahwa pada pertemuan kelima akan diadakan beberapa acara tambahan sebelum acara inti dimulai. Yaitu setiap pertemuan akan diadakan pembacaan surat yasin dan do'a bersama, Barulah acara makan-makan dan diakhiri dengan acara inti yaitu acara arisan keluarga yang dimaksudkan untuk memperkokoh persatuan dan rasa cinta kasih terhadap sesama keluarga, Masyarakat serta bangsa dan negara. Bersama menuju kesejahteraan dan kesuksesan, Serta menjaga anggota keluarga dari perbuatan perbuatan tercela.

Ketua keamanan IKTJ menikmati kopi dan makan siang

Acara berlangsung meriah dan penuh suka cita, Para anggota terlihat sangat bahagia dapat berjumpa dengan kerabat sekali dalam sebulan. Arisan ke-5 ini diterima oleh salah satu anggota kami yang sekaligus merupakan dewan penasehat kami ( orang yang dituakan dalam paguyuban IKTJ ). Dan setelah diadakan undian untuk siapa penerima uang arisan berikutnya, Maka penerima berikutnya juga ternyata masih berlokasi di wilayah Narmada. Dalam acara ini Ketua keamanan kami terlambat hadir sehingga menjadi bahan bulian oleh para anggota yang hadir, Sekertaris juga dalam acara arisan k3-4 dan ke-5 tidak hadir karena sesuatu dan lain hal.

Serah terima uang arisan ke-5

Setelah acara do'a dan makan bersama, Selanjutnya adalah penyerahan uang arisan ke-5 sejumlah Rp. 2.100.000.00,- ( Dua juta seratus ribu rupiah ). Uang arisan diserahkan oleh kyai IKTJ kepada yang berhak menerima, Hidangan yang disuguhkan oleh penerima arisan sangat istimewa. Seluruh pengurus dan anggota terlihat sangat berbahagia. Saat ini IKTJ tidak dapat mempublikasikan setiap kegiatan dalam bentuk video dikarenakan belum ada aplikasi pembuatan video seperti yang kami gunakan sebelumnya, Namun segera akan kami install aplikasinya sehingga video kegiatan kembali dapat ditayangkan dalam situs IKTJ ini.

Postingan ini hanya sebagai publikasi kegiatan setiap bulannya kepada publik, Dikarenakan sesuai apa yang telah kami sampaikan bahwa setiap kegiatan akan selalu di update agar transparansi dan tidak ada pihak yang dirugikan. " Sampai jumpa lagi dalam acara arisan berikutnya"

Monday, December 7, 2015

Penyerahan arisan ke 4 IKTJ yang berlokasi di desa Kuripan timur

Advertisement
Akhirnya pertemuan kali ini berlangsung di Desa Kuripan timur, Tepatnya di dusun Batu Banteng di kediaman salah satu anggota IKTJ yang juga adalah anggota keluarga besar kami. Ketua IKTJ kali ini menggunakan busana putih hitam, yang katanya sebagai simbol meningkatnya kualitas kekompakan dari seluruh prngurus dan anggota, Karena pada pertemuan sebelumnya ketua menggunakan busana serba hitam yang melambangkan berduka cita atas kekurang kompakan dari pengurus dan anggota. Namun pesan dari pak ketua bahwa beliau akan menggunakan busana serba putih apabila antara pengurus dan anggota semuanya sudah mampu menciptakan kekompakan dan solidaritas yang tinggi antara pengurus, anggota serta masyarakat setempat.

Pertemuan kali ini juga sangat membahagiakan karena sempat dihadiri oleh ayahanda dari bendahara kami, cuaca yang mendung dan hujan tidak menyurutkan semangat dari seluruh anggota dan pengurus untuk tetap menghadiri pertemuan tersebut. Ketua IKTJ juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota wanita yang kini sudah kompak mengenakan kerudung dalam setiap pertemuan yang diadakan oleh IKTJ, karena pada saat penyerahan arisan ke 3 memang pak ketua telah meninstruksikan kepada seluruh anggota wanita agar mengenakan hijab/kerudung/jilbab.

Tentu ini merupakan sebuah prestasi positive bagi pengurus dan anggota IKTJ yang diharapkan mampu bertahan hingga anak cucu kami kedepannya, pertemuan tersebut juga telah menghasilkan sebuah kesepakatan bersama bahwa pada pertemuan pertemuan berikutnya harus lebih baik lagi, lebih konsisten terhadap waktu yang dijadwalkan dan juga telah disepakati untuk mengadakan beberapa kegiatan positive lainnya yaitu memutuskan untuk dalam setiap pertemuan akan diadakannya pembacaan surat yasin dan zikir yang mana diharapkan akan membentuk pribadi yang bermartabat dan berguna bagi agama, keluarga serta nusa dan bangsa.

Sambutan yang disampaikan oleh dewan pembina juga sangat menyegarkan suasana dan menambah rasa ingin selalu bersatu dan untuk terus menjaga tali silaturahmi yang merupakan cita cita kami bersama, tidak lupa kami saling mendoakan satu sama lainnya agar selalu dalam lindungan yang maha kuasa. Semoga hubungan ini terus terjaga sehingga mampu menghantarkan IKTJ menuju kesuksesan bersama, Ada satu hal yang cukup disayangkan dalam pertemuan tersebut, yaitu atas ketidak hadiran dari dewan penasehat kami yaitu H. lalu Yudhani yang mana kami harapkan untuk terbentuknya akta pendirian yang telah beliau janjikan untuk segera dibuat.

Namun dikarenakan beliau tidak dapat menemukan lokasi pertemuan sehingga beliau menyampaikan pesan untuk pembentukn akta pendirian dibentuk pada kesempatan yang lain, sebenarnya beliau hendak menghadiri peremuan kemarin namun karena lokasi yang agak sulit ditemukan sehingga beliau dan rekan notaris yang beliau telah ajak serta memutuskan akan membuat akta pendirian IKTJ sesegera Mungkin.


Acara seperti biasanya diisi dengan penyerahan uang arisan dan pengundian penerima arisan berikutnya yang juga diiringi dengan pembacaan doa oleh kyai IKTJ, peremuan hari itu sangat berkesan dan membahagiakan tentunya bagi seluruh pengurus dan anggota. Sesuai janji kami kepada publik, bahwa kami akan terus mempublikasi setiap kegiatan yang kami lakukan dalam situs ini. Jadi jangan lewatkan ya..... Wasallam

Sunday, November 1, 2015

Pencerahan oleh dewan pembina dalam arisan ke-3

Advertisement
Pada tanggal 1 November 2015 IKTJ kembali mengadakan pertemuan bersama seluruh pengurus dan anggota paguyuban IKTJ ( Ikatan Keluarga Trasna Jati ), Dalam rangka penyerahan uang arisan yang ke-3 sekaligus pencerahan yang disampaikan oleh Dewan penasehat IKTJ. Yang mana membahas tentang pembentukan akta notaris agar IKTJ mrnjadi sebuah perkumpulan yang memiliki legalitas dan mampu berkembang sehingga mampu mensejahterakan para anggotanya dalam menciptakan peluang usaha atau lapangan pekerjaan bagi para anggota IKTJ itu sendiri. dan kami tetap berharap bukan saja untuk anggota, Apabila berkembang kami juga ingin masyarakat sekitar dapat merasakan dampak positif dari lahirnya IKTJ ini di tengah tengah masyarakat khususnya di pulau Lombok - Nusa Tenggara Barat.

Pada pertemuan ke tiga ini kami membahas beberapa hal yang dipandang perlu demi tercapainya tujuan suci pembentukan perkumpulan ini, Agar sejalan dengan motto yang kami usung yaitu : ( Bersama membangun keluarga yang harmonis dan bermartabat demi kesejahteraan bersama ). Adapun pembahasan yang kami angkat diantaranya :

1. Pembentukan tokoh adat
2. Pembentukan ketua dan seksi keamanan
3. Cara berpakaian yang disunnahkan rasullulah
4. Rencana pembentukan akta notaris
5. Kekompakan dan solidaritas sesama anggota

Yang sangat kami harapkan semua bahasan tersebut diatas dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan cita cita dan harapan bersama, Sehingga mampu menghantarkan seluruh anggota menuju kesejahteraan dan kesuksesan baik di dunia maupun akhirat.

Berikut video dokumentasi kegiatan rutin bulanan IKTJ, Yang mana video berikut adalah sekaligus sebagai bentuk transparansi dan komitmen Ikatan Keluarga Trasna Jati agar tidak ada kecurigaan baik intern paguyuban maupun masyarakat sekitar.


Jumlah anggota terus bertambah, Yang mana pada bulan pertama hanya berjumlah 29 kepala keluarga. Kemudian pada pertemuan ke dua berjumlah 41 KK dan alhamdullilah pada pertemuan ke tiga ini jumlah anggota kami menjadi kurang lebih 50 kepala keluarga, Semua sepakat untuk bersama menjaga tali silaturahmi dengan selalu berharap paguyuban ini akan terus berkembang dan mampu diteruskan oleh keturunan kami kelak di kemudian hari.

Ceramah singkat yang disampaikan oleh salah satu Dewan Penasehat IKTJ yaitu H.L.Yudhani hari itu sangat membangun rasa kasih sayang terhadap sesama keluarga, Beliau juga terus memberikan motivasi agar seluruh anggota maupun pengurus agar selalu menjaga hubungan baik antar sesama keluarga dan masyarakat sekitar sehingga cita cita untuk menjadikan IKTJ sebagai sebuah perkumpulan yang patut dijadikan contoh dan tauladan yang baik di tengah tengah masyarakat dapat tercapai, Dengan menjaga hubungan yang harmonis tentu akan banyak hal positif yang akan dapat dilahirkan " Begitulah pesan beliau "


Setelah pencerahan yang beliau sampaikan, Selanjutnya dilanjutkan dengan pengundian nama arisan yang akan mendapatkan kunjungan di bulan berikutnya. Yang insyaallah akan berlangsung di desa Kuripan timur di salah satu kediaman anggota kami yang beruntung mendapatkan kunjungan berikutnya, Kemudian penyerahan uang arisan kepada penerima arisan yang ke 3 secara simbolik oleh salah satu dewan pembina kami. Setelah itu dilanjutkan dengan acara makan bersama dan diakhiri dengan do'a yang di pimpin oleh Kyai IKTJ, Seluruh rangkaian acara telah selesai " Selanjutnya seluruh anggota tiperkenankan pulang ke rumah masing masing ". Semoga seluruh anggota dan pengurus Ikatan Keluarga Trasna Jati selamat dalam perjalanan pulang, Dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin......!!!

Friday, October 30, 2015

Apa penyebab kelainan seksual yang saat ini marak terjadi di Indonesia ?

Advertisement
IKTJ kali ini ingin membahas apa saja yang menyebabkan banyak terjadi pencabulan terhadap anak yang marak terjadi belakangan ini di tanah air kita tercinta, Bahkan telah mengorbankan begitu banyak balita demi memuaskan syahwat para pelaku pencabulan anak di bawah umur. Anak SD sudah ada yang berbuat mesum dalam toilet sekolah, Kakek memperkosa cucunya sendiri, Para ayah memperkosa anak gadisnya sendiri bahkan ada juga anak laki laki yang nafsunya bisa tumbuh kepada ibu kandungnya sendiri. Ada apa dengan kita, Pemerintah sendiri sibuk mencari hukuman yang pantas bagi para pelaku pencabulan. Belakangan ini gempar diperbincangkan tentang hukuman kebiri bagi para pelaku, Yang katanya dapat membuat para pelaku jera.  Bagaimana tidak jera"! Wong alat kelaminnya dipotong, Bukan hanya jera yang terjadi, Malah para pelaku ini sudah tidak dapat menggunakan senjatanya tersebut sampai ajal menjemput.

Apa tindakan yang sebaiknya dilakukan agar pencabulan tidak terjadi lagi ?

Tidak lain dan tidak bukan yaitu kembali kepada alqur'an dan sunnah, Bagaimana caranya ? Inilah hal pokok yang banyak diantara kita lupa dan kadang kadang berpura pura lupa akan hal mendasar yang harus dibenahi. Kebebasan telah merubah sifat manusia menjadi tidak manusiawi lagi, Manusia lupa akan koderatnya yang memiliki otak dan pikiran yang mampu dan dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Pada dasarnya setiap manusia itu baik karena tidak ada mahluk yang paling sempurna di dunia ini kecuali manusia, Namun sifat manusia dapat berubah jika jiwa manusianya telah hilang karena telah dikalahkan oleh nafsu yang menggerogoti jiwa sekaligus raganya.

Tidak dapat dipungkiri semua manusia normal akan memiliki nafsu, Karena apalah arti hidup tanpa nafsu bukan ..! Ada banyak macam nafsu. Bisa saja nafsu birahi, Nafsu bercinta, nafsu makan, Nafsu untuk berkarya dan nafsu nafsu lainnya. Namun tentu ada porsinya tersendiri, Tahu kapan digunakan dan penggunaanya pada tempat dan waktu yang tepat sehingga tidak merugikan diri sendiri, Orang lain bahkan untuk bangsa dan negara. Ibaratkan saja seperti sebuah rumah tangga yang telah dikaruniai beberapa anak, Jelas orang tua dari anak2 tersebut tidak ingin anak anak mereka menempuh jalan yang salah. Sehingga ada batasan batasan yang diberikan kepada sang anak oleh orang tua mereka. begitu pula dengan sebuah negara, Pemerintah itu diibaratkan sebagai orang tua dari rakyatnya dimana rakyat butuh bimbingan, batasan dan pengajaran yang tepat sehingga menjadi sebuah bangsa yang dapat memberikan keselamatan dan kesejahteraan bagi pemerintah sendiri dan bagi rakyat yang dipimpinnya.

Apa bentuk kebebasan saat ini ?

Ada banyak peluang kebebasan saat ini yang dengan jelas dapat dirasakan, Bisa berupa media sosial, Media cetak, Televisi, Internet, Majalah dan lain sebagainya. Kalau semua digunakan untuk hal yang bersifat positif tentu akan memberikan dampak yang positif pula. Lalu bagaimana jika berita yang diterima itu salah, Fitnah, Adu domba, dan segala bentuk yang dapat merugikan ? tentu akan membawa dampak negatif bagi si penerima informasi dan bagi penyedia layanan itu sendiri, Dan lambat laun, semuanya akan bersifat pasti. Pada faktanya tidak ada manusia yang pintar maupun bodoh, Karena apa artinya pintar tanpa orang bodoh dan begitu pula sebaliknya. karena pada dasarnya si kaya dan si miskin, Si pintar dan si bodoh, Si orang tua dan si anak, Si model dan si cameraman, Si penjual dan si pembeli, Si langit dan si bumi, si teman dan si lawan, si penegak hukum dan si pelanggar hukum dan si si yang lainnya itu pada hakekatnya saling membutuhkan. Itulah hukum keseimbangan, Artinya yang di anggap pintar jangan pernah merasa pintar dan si bodoh jangan pernah untuk merasa bodoh.

Lalu siapa orang yang pintar itu ?

Orang pintar adalah orang yang tahu bahwa sebenarnya hidup itu hanya sementara, Sering mengingat mati, Bebuat baik bagi dirinya, bagi orang tuanya, bagi keluarganya, serta bagi bangsa dan negaranya dan bahkan bagi dunia sekalipun. Bagaimana cara berbuat baik agar pintar ? Jika seseorang tidak dapat membedakan antara mana yang baik dan yang buruk, Mana yang haq dan yang bathil, Maka itulah orang yang bodoh. Sekalipun memiliki gelar sarjana tertinggi dalam bidang apapun. Karna kalau kita mau membahas mana saja contoh yang baik tentu air laut sekalipun tidak akan cukup dijadikan tinta untuk menulisnya. Sedangkan memindahkan kerikil / batu  dari jalan umum yang dapat membahayakan orang yang melewati jalan tersebut sekalipun dapat dikatakan berbuat baik bukan...!

Dan siapakah orang bodoh itu ?

Orang bodoh itu lebih mementingkan nafsunya sendiri, tidak perduli dengan dirinya sendiri, Lupa bahwa pada akhirnya dia akan mati juga sekalipun berumur cukup panjang, Tidak perduli akan keluarganya, negaranya bahkan tidak mau ambil pusing terhadap segala sesuatu yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain. Contoh perbuatan tidak baik juga sangat banyak yang tentu air laut juga tidak cukup jika dijadikan sebagai tinta untuk menulisnya, Karena penulis sendiri tidak tahu tulisan ini sebenarnya baik untuk orang lain dan diri sendiri atau justru tidak baik karena penulis sendiri sudah barang tentu memiliki banyak kesalahan baik yang ditampakkan maupun yang tidak dapat dilihat. Namun hati kita tentu tahu mana yang sebenarnya baik dan buruk, Semenjak manusia itu telah mencapai baligh sebenarnya semua tahu mana yang baik dan buruk selama memiliki akal pikiran kecuali orang gila he...he...

Perkembangan teknologi adalah penyebab kelainan yang saat ini marak terjadi di negeri kita, Harga yang terjangkau dengan segala kemudahan dalam mengakses sesuatu yang baik dan yang buruk. Contoh kecil saja internet, Apapun yang kita cari akan kita dapatkan. Entah itu yang bersifat baik maupun yang bersifat buruk. Semua kembali kepada diri kita masing masing, Apakah mau menjadi orang yang pintar ataukah orang bodoh " Tentu para pembaca tahu jawabannya ". Di saat dimana semakin banyak orang yang pintar artinya disaat yang sama pula akan semakin banyak  orang yang goblok, Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman mendasar tentang apa penyebab kelainan seksual yang saat ini marak terjadi di Indonesia. " Wasallam..."

Friday, October 23, 2015

Bagaimana cara menyikapi MEA - Masyarakat Ekonomi Asean

Advertisement
Pada akhir tahun 2015 direncanakan Indonesia telah menjadi bagian dari Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA ), Yang mana tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan di Indonesia. Akan banyak perubahan yang tentu akan terjadi, Baik dari segi ekonomi, pola pikir hingga perubahan sikap dan prilaku yang mungkin akan menghasilkan nilai positive dan negative nya. Namun semua harus disikapi dengan lebih arif dan bijaksana, Sehingga tidak mengurangi falsafah dan nilai nilai pancasila. Indonesia merupakan sebuah negara dengan beragam budaya dan bahasa yang terdiri dari begitu banyak pulau pulau dengan adat istiadat dan kepercayaan yang berbeda beda namun selalu menjaga kerukunan dalam perbedaan itu sendiri. 

Dampak positive / positif hadirnya MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ) :

Dampak positive yang mungkin dilahirkan dengan kedatangan MEA bisa saja dalam sektor ekonomi dan kemajuan bagi bangsa Indonesia, Bisa saja kita menjadi sebuah negara maju dan berkembang. Namun tentu semuanya belum pasti dan nyata sebelum kita mengalami dan menjalaninya secara langsung, Banyak ketidak siapan dari penduduk negara ini dalam rangka bersaing dengan negara negara yang tergabung dalam ASEAN. Karena sebagian negara Asean merupakan negara yang dapat dikatakan maju dan berkembang seperti Singapore dan lainnya, Walaupun dengan negara yang sangat kecil namun mampu bersaing dengan negara besar seperti Indonesia. 

Dampak negatif / Negative hadirnya MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ) :

Tingkat SDM yang sangat minim, Tingkat kemiskinan dan pengangguran yang semakin banyak  dikhawatirkan justru akan membuat masyarakat semakin menderita dan hanya dijadikan budak di dalam negeri sendiri. Para pelaku usaha mungkin akan dapat mengembangkan usahanya, Namun masyarakat dengan SDM yang rendah tentu justru hanya akan dijadikan alat bagi kemajuan di segala bidang usaha dan industri. Belum lagi rusaknya ekosistem alam dan polusi yang justru akan membuat banyak bencana dimana mana akibat dari kemajuan dalam sektor industri, elektonik dan lain sebagainya.

Beberapa hal tersebut jelas akan merubah pola pikir manusia menjadi lebih beringas, Karena harus mampu bersaing agar tetap bertahan hidup. Kelakukan manusia tidak akan wajar lagi, Kita akan lupa dengan koderat kita sebagai manusia karena kemajuan itu sendiri. Manusia akan berlomba lomba menciptakan sesuatu yang mungkin bermanfaat bagi manusia namun tidak bagi alam, Manusia akan berlomba lomba menciptakan sesuatu yang baik bagi bangsanya namun terkadang tidak baik bagi Dunia.

Bagaimana IKTJ menyikapi MEA ?

Setelah melihat dampak positif dan negatif yang mungkin ditimbulkan, Maka kami tidak akan menyalahkan siapa siapa. Karena hidup haruslah terus berjalan sesuai dengan jamannya, Segala sesuatu diciptakan sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan mereka masing masing sehingga keseimbangan terus terjadi hingga akhir dunia ( Kiamat ). Untuk itu segenap anggota IKJT diharapkan mampu bersaing dalam menghadapi MEA dengan cara menjaga kekompakan dan solidaritas dengan selalu memanfaatkan segala potensi yang ada bagi kebaikan dan manfaat yang baik bagi seluruh anggota IKTJ, Masyarakat, Pemerintah serta bangsa dan negara kita tercinta.

Itulah sikap IKTJ dalam menyikapi datangnya MEA, Diharapkan dapat memberikan manfaat bagi setiap pengunjung yang kebetulan membaca artikel ini yang berjudul : Bagaimana cara menyikapi hadirnya MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ). " Wasallam "

Thursday, October 15, 2015

Kelebihan atau keuntungan membentuk sebuah perkumpulan keluarga

Advertisement
Perkumpulan keluarga yang biasa disebut dengan istilah Paguyuban keluarga merupakan sebuah ikatan batin sebuah keluarga besar yang memiliki visi dan misi yang sama yang mana pembentukannya tersebut diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi setiap individu yang tergabung dalam perkumpulan tersebut, Pertanyaan yang paling mendasar tentunya adalah apa sih kelebihan atau keuntungan dari pembentukan sebuah perkumpulan keluarga / Paguyuban / Koperasi keluarga / Organisasi atau jenis perkumpulan lainnya ? Yang mana masih banyak dari kita kurang mengetahui akan manfaat yang begitu besar jika sebuah perkumpulan di bentuk secara serius dan ikhlas demi keuntungan bersama.

1. Menjaga hubungan silaturahmi

Keuntungan yang pertama yaitu dapat menjaga hubungan silaturahmi antar keluarga yang tergabung dalam perkumpulan itu sendiri, Sehingga antar sesama keluarga yang sebelumnya jarang bertemu maka dengan dibentuknya sebuah perkumpulan keluarga maka semakin luas pergaulannya, Semakin erat hubungan kebatinannya, Semakin mengenal antara yang satu dengan yang lainnya dan lain sebagainya.

2. Menjaga kekompakan dan solidaritas antar keluarga / anggota

Kekompakan dan solidaritas sebuah gabungan dari beberapa anggota keluarga dapat dikatakan sebagai sebuah kesatuan, karena mereka memiliki sebuah pandangan jauh kedepan dengan memiliki visi dan misi yang sama untuk dapat mensejahterakan antar sesama anggota dan untuk orang lain di sekitar mereka.

3. mendapatkan pengajaran akan ilmu berorganisasi

Walaupun perkumpulan tersebut berupa sebuah paguyuban, namun sistem atau penerapan dalam perkumpulan tersebut tentu tidak akan jauh berbeda dengan yang dapat kita temukan dalam pengurusan sebuah organisasi besar seperti LSM, ORMAS dan lain sebagainya. karena sebuah paguyuban juga memiliki aturan aturan yang harus dipatuhi oleh anggotanya, Memiliki pengurus berupa struktur kepengurusan dan memiliki anggota. yang mana dalam memutuskan sesuatu haruslah berdasarkan hasil musyawarah untuk mencapai mufakat. 

4. Memungkinkan untuk menjadi sebuah organisasi besar dan berpengaruh

Sebuah komunitas akan mampu menjadi besar dan memiliki pengaruh yang besar pula bagi masyarakat di sekitarnya dan bahkan bagi sebuah bangsa dan negara selama pengelolaannya benar dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang undangan / adat istiadat / budaya / agama yang berlaku dalam negara dimana komunitas tersebut berada, Pengelolaan yang benar adalah sebuah tata kelola yang menguntungkan bagi setiap anggota komunitas itu sendiri serta bagi bangsa dan negaranya. Misalnya komunitas tersebut membantu pemerintah dalam menjaga keamanan, Kemajuan, Membantu mengurangi angka pengangguran, membantu menjaga kelestarian alam, Menjaga hubungan baik antar umat beragama dan lain sebagainya.

5. Mensejahterakan anggotanya

Dengan pembentukan sebuah perkumpulan keluarga, Maka tentu akan ada rencana rencana untuk mensejahterakan para anggotanya. Misalnya dengan memberikan lapangan pekerjaan baru bagi setiap anggota dan bahkan bagi orang di luar perkumpulan tersebut. Lapangan pekerjaan ini adalah hasil dari uang atau modal yang di dapatkan dari anggota itu sendiri, Setelah uang terkumpul dan telah siap untuk dijadikan sebuah modal usaha maka sudah barang tentu akan ada kesempatan untuk para anggotanya memperoleh sebuah usaha atau pekerjaan baru. Apabila usaha tersebut berkembang maka tentu hasilnya akan dapat memberikan manfaat yang besar pula bagi seluruh anggota, Karena modal diperoleh dari seluruh anggota maka hasilnyapun akan dirasakan oleh perkumpulan itu sendiri.

6. Terbentuknya sebuah ikatan yang kuat

Dengan mengalami susah dan senang secara bersama sama, maka sudah barang tentu ini akan menambah solidaritas antar sesama anggota yang mana akan terbentuk sebuah ikatan yang kuat. Saling menjaga, Saling menyayangi, menghormati, Ketika satu anggota sakit maka anggota yang lain ikut merasa sakit. Ibarat sebuah tubuh ketika ada anggota tubuh yang sakit maka anggota tubuh yang lain juga merasakan sakit tersebut, Maka seperti itu pula pembentukan koperasi / paguyuban / atau sebuah organisasi.

7. Dapat membuat anggotanya lebih bermartabat

Dikarenakan sebuah perkumpulan memiliki solidaritas yang tinggi terhadap sesama anggotanya, Tentu kehadirannya pula akan cukup diperhitungkan dan tidak dapat dipandang dengan sebelah mata atau diremehkan oleh orang orang tertentu yang hendak berniat merugikan salah satu dari anggota sebuah perkumpulan tersebut. 

Dan masih banyak manfaat dan keuntungan dari dibentuknya sebuah perkumpulan keluarga / Paguyuban / Koperasi / Atau sebuah organisasi bagi para anggotanya, Namun perkumpulan yang dimaksud dalam artikel ini tentu sebuah perkumpulan yang tidak bertentangan dengan Undang Undang yang berlaku di negara bersangkutan dan sesuai dengan norma yang ada. Semoga tulisan ini mampu memberikan pengetahuan sekaligus dorongan bagi para pembacanya untuk selalu menjaga hubungan baik antar sesama anggota keluarga maupun hubungan baik di tengah tengah masyarakat tempat dimana anda tinggal.

Tuesday, October 13, 2015

5 tips mengembangkan sebuah koperasi usaha bersama

Advertisement
Usaha bersama dalam sebuah koperasi memang gampang gampang susah, Maksudnya semua terlihat mudah namun pada kenyataannya ternyata sangat sulit dilakukan oleh sekelompok orang yang berserikat dalam mewujudkan hal tersebut. Ada banyak kendala yang terjadi di lapangan, Karena sebuah koperasi terdiri dari begitu banyak kepala dengan pemikiran dan pendapat yang berbeda. Disinilah dibutuhkan kerjasama dalam setiap orang yang tergabung dalam sebuah kelompok, Satu kata, Satu hati, serta satu dalam visi dan misi untuk membangun sebuah kesuksesan bagi kesejahteraan bersama. Terutama bagi kelompok yang ingin usaha bersama yang mereka akan kembangkan tersebut menjadi maju dan berkembang kedepannya, Yang mana segala hasil yang akan mereka akan dapatkan tentu akan mereka nikmati sesama anggota dan bahkan untuk orang lain diluar kelompok mereka.

Itulah yang dicita citakan oleh paguyuban keluarga IKTJ ( Ikatan Keluarga Trasna Jati ) saat ini, Kami berharap kedepannya akan dapat mensejahterakan seluruh anggota yang tergabung didalam paguyuban ini. Diharapkan nantinya akan dapat dinikmati oleh seluruh anggota dan bahkan masyarakat yang ada di sekitar kami. Mari kita kembali ke pokok persoalan yang biasa dihadapi oleh sebuah paguyuban serupa dengan IKTJ yang mana kendala yang sering terjadi adalah kegagalan dalam mengembangkan sebuah koperasi usaha bersama, Untuk itu kita akan kupas semuanya dalam artikel ini yang semoga dapat memberikan manfaat bagi para pembacanya. Sesuai judul artikel ini maka pertanyaan yang sering ditanyakan oleh sebuah paguyuban yang baru saja di bentuk adalah, bagaimana cara mengembangkan sebuah koperasi usaha bersama ? Nah berikut beberapa hal yang harus diketahui, Demi suksesnya sebuah koperasi atau organisasi

1. Konsisten dalam paguyuban / perkumpulan / organisasi yang dibentuk :

Dengan selalu menjaga sifat dan tindakan konsistensi bagi perkumpulan yang dibentuk, Maka secara tidak langsung tentu akan berdampak baik bagi setiap usaha yang mereka harapkan dikemudian hari akan menjadi sebuah usaha yang sukses dan berkembang demi kesejahteraan bersama. Konsisten disini berarti sangat luas, Bisa saja diartikan seperti selalu menjaga komitmen yang telah disepakati bersama saat dimulainya pembentukan perkumpulan atau paguyuban yang telah dibentuk. 

2. Menjaga kekompakan seluruh anggota paguyuban / perkumpulan / organisasi :

Dengan selalu menjaga kekompakan, Maka secara otomatis koperasi yang hendak dibentuk akan memberikan hasil yang maksimal. Kompak dalam setiap keputusan yang telah dimusyawarahkan bersama, Misalnya masalah kehadiran yang telah disepakati. Setelah terjadi kesepakatan terkait masalah kehadiran tentu seluruh anggota harus selalu menghadiri setiap pertemuan yang telah diagendakan oleh seluruh pengurus dan anggota, Atau kompak dalam setiap iuran yang telah ditentukan dan masih banyak lagi jenis kekompakan lainnya yang harus dilakukan oleh seluruh anggota.

3. Menjaga sikap saling percaya sesama anggota dan pengurus :

Tanpa adanya rasa saling percaya antara pengurus dengan anggota, Sesama pengurus maupun sesama anggota maka jangan pernah berharap sebuah usaha bersama akan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Rasa saling percaya harus selalu ada dalam sebuah perkumpulan, Hilangkan sifat egois, Benci, Saling mencurigai, saling menjatuhkan dan lain sebagainya demi tumbuh kembangnya perkumpulan yang kita bina bersama, Yang jelas hasilnya akan dapat dinikmati bukan saja oleh kelompok itu sendiri " malah mungkin akan dapat bermanfaat bagi orang orang di luar perkumpulan mereka apabila telah berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.

4. Memiliki jiwa solidaritas dan semangat yang tinggi antar sesama anggota

Solidaritas dan semangat yang tinggi dalam menjaga perkumpulan sangat dibutuhkan oleh sebuah paguyuban seperti IKTJ maupun perkumpulan lainnya, karena dengan selalu memiliki jiwa solidaritas dan semangat dalam membangun perkumpulan menjadi sebuah perkumpulan yang besar tentu akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan perkumpulan itu sendiri

5. Patuh terhadap keputusan hasil musyawarah

Musyawarah dalam pencapaian setiap keputusan adalah langkah yang harus selalu ditempuh agar tidak timbul sebuah gejolak, fitnah maupun prasangka yang mungkin timbul dalam perkumpulan. Suara terbanyak adalah pilihan tepat dalam setiap hasil musyawarah tanpa memandang rendah sebuah pendapat lain yang tidak dijadikan hasil keputusan yang akan ditetapkan. Segalanya harus diambil dengan cara jalan tengah tanpa ada sebagian anggota yang akan dirugikan, Sehingga dibutuhkan aturan dalam perkumpulan itu sendiri. Yang mana setiap anggota harus tunduk pada setiap peraturan yang telah ditetapkan dari hasil musyawarah bersama.

Sebenarnya masih banyak yang harus diperhatikan dalam mengembangkan sebuah koperasi usaha bersama dalam sebuah perkumpulan, namun ini hanya beberapa point penting saja yang mungkin dapat dijadikan acuan bagi pembaca jika tertarik dalam membangun sebuah komunitas / Perkumpulan / paguyuban / organisasi. Semoga apa yang kami sajikan kali ini dapat bermanfaat bagi seluruh anggota IKTJ maupun individu yang mungkin tertarik dalam membentuk sebuah komunitas yang tidak melanggar Undang Undang maupun norma yang berlaku di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta, Diharapkan artikel yang kami beri judul : 5 tips mengembangkan sebuah koperasi usaha bersama kali ini dapat bermanfaat bagi setiap pembacanya " Wasallam "

Wednesday, October 7, 2015

Musyawarah untuk mufakat dan penerimaan arisan ke-2

Advertisement
Pada Tgl. 4 Oktober 2015 yang lalu IKTJ kembali mengadakan pertemuan untuk membahas pembentukan nama paguyuban, yang mana telah diputuskan untuk menamakan perkumpulan keluarga ini dengan nama TRASNE JATI ( Trasna Jati ) yang mana memiliki makna atau pengertian yang sangat luas, Jika anda ingin tahu apa makna dari Trasna Jati itu sendiri maka anda dapat membuka halaman Tentang Kami dalam blog paguyuban Trasna Jati ini. Selain pembahasan tentang pembentukan nama kami juga membahas tentang logo yang akan kami gunakan, Dan untuk logo sendiri dapat anda lihat seperti yang tampak pada header blog paguyuban Trasna Jati ini. Pertemuan yang ke-2 ini diadakan di kawasan Jonggat, Lombok Tengah. Kami juga membahas tentang rencana penggunaan iuran wajib di masa mendatang, Yang mana kami fokuskan untuk pembelian alat alat yang bersifat primer untuk kebutuhan-kebutuhan pesta. Yang mana diharapkan dapat memenuhi kebutuhan setiap anggota nantinya dan mampu memberikan pendapatan yang menguntungkan demi tumbuh kembangnya IKTJ di masa mendatang.

Pembentukan dewan pembina dan para kyai juga berhasil di bentuk dalam pertemuan tersebut, 2 orang ditujuk sebagai Kyai yang dikhususkan untuk memimpin setiap do'a dalam setiap pertemuan ataupun acara acara lain nantinya yang mungkin akan diselenggarakan oleh IKTJ. Disaat yang sama kami juga mengadakan arisan keluarga yang ke dua, Dimana penyedia tempat merupakan salah satu anggota paguyuban IKTJ yang juga salah satu anggota keluarga besar kami. Acara pengocokan arisan biasanya dilakukan satu bulan sebelumnya untuk menentukan kunjungan pada bulan bulan berikutnya, Acara berlangsung sangat meriah karena dihadiri oleh hampir 60 persen dari seluruh jumlah anggota yang ada. Seandainya seluruh anggota hadir mungkin acara akan berlangsung lebih meriah, Untuk itu kedepannya kami berencana membuat peraturan khusus terkait masalah kehadiran setiap anggota. Agar mampu membawa seluruh anggota paguyuban menjadi lebih disiplin dan taat terhadat setiap ketentuan yang akan dimusyawarahkan secara bersama sama.

Dewan Pembina menyerahkan secara simbolik uang arisan kepada penerima :



Kali ini uang arisan bertambah jumlahnya menjadi Rp. 1.950.000 yang artinya jumlah peserta arisan bertambah sepuluh orang lagi, Dimana sebelumnya oleh penerima pertama hanya mendapatkan Rp. 1.450.000. Sudah terlihat titik terang untuk berkembangnya paguyuban keluarga Trasna Jati ini, kami sangat berharap bulan bulan berikutnya peserta arisan maupun anggota Trasna Jati akan terus bertambah. Pertemuan kemarin juga membentuk beberapa dewan pembina, Salah satu dewan pembina kami memberikan kata kata sambutan untuk memperkuat solidaritas sesama anggota Trasna Jati.

Acara diakhiri dengan do'a dan foto barsama :



Setelah kata kata sambutan yang dilakukan sambil bersantai dengan makan bersama, Kemudian dilanjutkan dengan acara pembahasan  yaitu tentang pembentukan nama paguyuban dan logonya, Pembacaan jumlah uang kas oleh Sekertaris dan bendahara, Pengocokan arisan hingga penyerahan uang kepada penerima dan kemudian acara kami tutp dengan do'a dan foto bersama. Selanjutnya seluruh anggota diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, Semoga semua selamat di perjalanan dan selalu dalam lindungan Allah SWT " Amin..."

Tuesday, October 6, 2015

Penyerahan uang arisan keluarga IKTJ ke - 1

Advertisement
Arisan keluarga yang pertama di adakan di Narmada, Dengan jumlah yang mengikuti arisan keluarga saat itu sejumlah 29 kepala keluarga. Besaran jumlah yang disepakati adalah sejumlah Rp. 50.000 / Bulan sehingga total yang diterima oleh penerima pertama berjumlah Rp. 1.450.000 ( 50.000 x 29 ), Penyerahan uang diserahkan secara simbolik oleh Korlap ( Koordinator Lapangan ) bagian tengah. Kami mempublikasi setiap kegiatan untuk menghindari penylah gunaan keuangan oleh setiap anggota arisan sehingga dapat dijadikan sebagai acuan apabila kedepannya terdapat ketimpangan informasi terkait segala kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.


Walaupun dengan hidangan seadanya, Seluruh anggota paguyuban IKTJ sangat antusias mengikuti acara tersebut karena saat berkumpul kami saling menghibur dengan candaan yang sewjarnya saja. Setelah menyampaikan saran dan pendapat dari para anggota, tim pengurus menampung setiap saran maupun pendapat dari para anggota untuk kemudian dimusyawarahkan secara bersama sama untuk mencapai kesepakatan terbaik bagi seluruh anggota IKTJ. Kami berterima kasih atas dukungan segala pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, Baik itu ketua RT setempat serta penduduk atau tetangga dimana acara berlangsung sehingga segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik dan lancar.


Setelah acara penyerahan uang yang mana selalu ditutup dengan do'a bersama, maka seluruh anggota IKTJ akhirnya melakukan foto bersama sebagai bentuk solidaritas dan sebagai dokumentasi paguyuban keluarga IKTJ yang akan dijadikan sebagai file memory untuk anak cucu kedepannya agar dapat dijadikan contoh bagi mereka dalam menjaga hubungan baik antara keluarga dan Masyarakat.